Balam – Anggota Komisi V DPRD Lampung, Deni Ribowo, menyarankan guru cabul di Way Kanan sebaiknya dikebiri kimia.
“Walaupun hukuman kebiri kimia ini belum ada dokter yang menyanggupi untuk melakukan hukuman tersebut,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 9 Oktober 2022.
Seorang guru ASN di salah satu SD Negeri Sungkai, Gunung Labuhan, ditangkap Unit PPA Polres Way Kanan karena diduga kuat telah melakukan pencabulan terhadap lima siswinya.
Saat ini, pelaku sudah ditahan di Mapolres Way Kanan.
“Saya percaya Polres Way Kanan dapat melakukan penyelidikan dan penanganan kasus ini secara maksimal,” kata Deni Ribowo.
Menurut politisi Demokrat ini, oknum guru di Way Kanan itu harus dihukum berat jika dugaan pencabulan terbukti.
“Pelaku sudah melakukan tindakan bejat dan merusak mental psikologi anak-anak didiknya,” ujar dia.
Sebagai seorang pendidik, kata dia, pelaku seharusnya bisa melindungi anak-anak yang dipercayakan oleh para wali murid.
“Tindakan pelaku sungguh tidak berperikemanusiaan,” tambah Deni.
Guru cabul di Way Kanan mengundang keprihatinan masyarakat karena perbuatan bejat tersebut diduga dilakukan di sekolah tempatnya mengabdi.
Deni Ribowo meminta Unit PPA Polres Way Kanan untuk menyelidiki lebih lanjut kasus asusila tersebut.
“Apakah masih ada korban-korban lain yang belum berani melaporkan kepada pihak berwajib,” ujar dia.
Dia menegaskan lagi guru cabul di Way Kanan sebaiknya dikebiri kimia meskipun akan memasuki masa pensiun sekitar tiga tahun lagi.
“Barangkali pelaku akan menghabiskan sisa waktunya di penjara,” kata dia.
Deni Ribowo optimis aparat penegak hukum mampu mengungkap kasus ini dan memberikan keadilan kepada korban dan keluarganya.
“Saya percaya aparat Polres Way Kanan bisa memberikan tuntutan dan pasal-pasal berlapis. Sehingga pelaku ini dapat dijerat hukum seberat-beratnya,” ujar dia.
Anggota DPRD Lampung dari Dapil Way Kanan ini berjanji akan mengawal kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oknum guru SD Negeri Sungkai.
“Mudah-mudahan para korban dan keluarga korban dapat diberi kesabaran,” kata dia.
Dalam keterangannya, Deni Ribowo mengapresiasi pihak sekolah yang selalu berkoordinasi dan ikut serta menelusuri korban-korban asusila lainnya.
Baca Juga: Pembuang Bayi Hasil Hubung Gelap Ditangkap Polisi





Lappung Media Network